Oleh : Firda
(Mahasiswa)
Di lansir dari liputan6.com Hari Guru Nasional merupakan salah satu perayaan yang di peringati pada tanggal 25 November di tiap tahunnya. Perayaan ini penting bagi masyarakat Indonesia terutama untuk memperhatikan peran guru bagi Negara.
Pekerjaan sebagai Guru memiliki posisi penting dalam sistem pendidikan. Namun hari ini masih ada banyak persoalan yang terjadi pada Guru. Mulai dari gaji yang tidak layak, guru hanya dianggap sebagai pekerja yang biasa, hingga maraknya kriminalisasi Guru yang menunjukkan Guru tidak memiliki jaminan perlindungan.
Di sisi lain, guru hari ini juga banyak yang melakukan perbuatan kontraproduktif terhadap profesinya. Di antaranya guru menjadi pelaku bullying, kekerasan fisik dan seksual, hingga terlibat judol. Guru menjadi korban sistem rusak. Kondisi ini tentu akan berpengaruh pada pelaksanaan tugasnya mendidik generasi.
Lalu ada guru yang didapati kasus seperti guru yang enggan menegur siswanya yang sedang tidur di kelas atau berkelahi di halaman sekolah karena takut terkena hukuman dan guru yang dituduh melakukan kekerasan kepada muridnya sehingga dipolisikan.
Juga ada guru yang divonis tiga bulan penjara karena mencubit murid yang tidak mau Shalat dan guru yang buta permanen akibat diketapel orang tua siswa yang marah karena anaknya yang merokok ditegur guru tersebut.
Padahal, guru adalah seorang pendidik profesional yang mendidik, mengajarkan ilmu pengetahuan, serta melakukan evaluasi kepada siswa.
Memang, sulit menjadi pendidik yang ideal saat ini. Sistem pendidikan sekuler kapitalisme saat ini menjadikan guru mengajar hanya sekadar tuntutan profesi. Belum lagi aturan ataupun sikap orang tua dan anak didik yang seakan “mengkibiri” peran guru sebagai pendidik generasi.
Jika dalam pandangan negara Islam sudah pasti mekanismenya tertib dan teratur dalam memperlakukan guru, karena guru adalah salah satu pihak yang berjasa dalam sistem Pendidikan. Di antaranya memberikan gaji yang besar, memberikan jaminan keamanan ketika melaksanakan tugas.
Islam menghormati ilmu dan pembawanya, diantaranya adalah guru dan memberikan jaminan perlindungan terhadapnya serta peningkatan kualitas ilmunya. Hanya aturan Islam lah yang mampu memberikan keamanan dan kesejahteraan bagi para guru.
COMMENTS