Oleh: Yanti, S.Pd.
(Freelance Writer)
Tepat awal tahun 2025 umat Islam memasuki Bulan Rajab. Bulan Rajab adalah salah satu bulan haram (mulia) dalam penanggalan Hijriyah. Bagi umat Islam diperintahkan untuk melakukan banyak amal saleh di bulan ini.
Keistimewaan Bulan Rajab disebut juga dengan Al-Ashabb yang memiliki arti mengucur, karena Bulan Rajab begitu deras kebaikan yang Allah Swt. berikan. Maka dari itu, janganlah menyia-nyiakan Bulan Rajab tanpa berbuat banyak amal kebajikan.
Salah satu amal saleh yang utama adalah berdakwah membangun kesadaran di tengah-tengah umat untuk mewujudkan kemuliaan umat Islam. Sementara jika melihat realitas hari ini kaum muslim begitu jauh dari pemahaman Islam yang seharusnya menjadi identitasnya, yaitu syaksiyah Islam.
Kondisi kaum muslim saat ini dengan kafir pun nampak mirip, tanpa ada pembeda yang jelas. Belum lagi kepercayaan akan keampuhan hukum islam dalam menyelesaikan persoalan tampaknya makin menipis. Pemahaman terhadap pemikiran dan hukum islam juga terus menurun. Akhlak generasinya makin jauh dari tatanan kehidupan Islam. Gaya hidupnya pun banyak yang sudah tidak lagi mengindahkan tuntunan syariah. Alhasil menjadi generasi muslim yang krisis identitas.
Sementara itu, hukum-hukum, pemikiran, dan keyakinan yang terus-menerus dipropagandakan dan diterapkan di tengah masyarakat adalah hukum yang bukan bersumber dari-Nya. Semuanya itu dengan mudah dapat dipelajari dan disaksikan di majalah, koran, TV, dan berbagai media lainnya. Hal itu pun terjadi dalam berbagai aspek kehidupan.
Tidak cukup rasanya hanya mengelus dada menyaksikan realitas buruk di depan mata, bila keadaan terus begini. Bagaimana seseorang dapat tegak berdiri di hadapan Allah Swt. mempertanggungjawabkan semua itu.
Belum lagi sudah dapat dibayangkan kondisi seperti ini akan menghasilkan generasi muslim yang tidak lagi menyatu dengan aturan dan hukum Islam. Ibaratnya kaum muslim sedang tidur, padahal kaum muslim adalah umat terbaik sebagai mana firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an surah Ali Imran ayat 110. “Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia (selama) kamu menyuruh (berbuat) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah…”
Dari ayat di atas nampaknya potret umat Islam sebagai umat terbaik belum terwujud, karena kaum muslim tak lagi menjalankan aturan-Nya. Justru umat Islam hari ini banyak menghadapi krisis multidimensi. Termasuk penjajahan Palestina yang masih terus berlangsung. Sehingga di momen Bulan Rajab ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran umat melalui dakwah, bahwa Islam adalah solusi hakiki bagi Palestina dan negeri-negeri muslim lainnya,
Karena sungguh kemuliaan Islam akan terwujud ketika syariat Islam diterapkan, dan penerapan syariat secara kaffah hanya akan terwujud ketika tegak sistem pemerintahan Islam.
Selain itu, umat wajib dibangun kesadarannya akan kewajibannya untuk menegakkan sistem Islam. Sebab tegaknya Islam adalah perintah Allah dan Rasul-Nya agar kehidupan yang sesuai atura-Nya bisa terwujud.
Dengan demikan, kaum muslim membutuhkan keberadaan dakwah Islam ideologis agar tujuan diterapkan aturan-Nya dapat segera terwujud. Karena itu penting adanya dakwah di tengah-tengah umat agar umat ini paham, bahwa sesungguhnya aturan yang layak mengatur urusan manusia adalah aturan yang bersumber dari Pencipta, yakni Allah Swt. Wallahu a’lam.