Predator Anak Marak Mengintai, Negara Abai

Oleh : Ayu Ummu Umar
(Pegiat Opini)

Maraknya kasus kekerasan seksual pada anak, kian menampakkan potret buram negeri ini. Seperti yang terjadi di salah satu daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Naas, seorang anak yang berinisal DCN (7) yang merupakan seorang siswi SD telah menjadi korban pemerkosaan sekaligus pembunuhan di salah satu area perkebunan. (Kompas..com, 17-11-2024)
Tak hanya itu, kasus pemerkosaan juga terjadi di daerah Ende, NTT. Pelakunya adalah seorang petani berinisial MJA (40) yang telah melakukan tindakan kekerasan seksual pada anak dibawah umur berinisial Z (16) yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban. (Kompas..com, 16-11-2024)

Sedangkan dikutip dari Kompas..id (12-11-2024), fakta mengejutkan datang dari daerah Jawa Barat, dimana provinsi tersebut sangat rentan terjadi kasus pelecehan seksual pada anak laki-laki. Adapun selama 11 bulan, terhitung ada 171 kasus yang diantaranya terjadi dalam lingkungan rumah tangga.

Tindakan pelecehan seksual yang kian merajalela menimpa anak-anak, bak tamparan telak di wajah negeri ini. Tentu saja, hal tersebut semakin menambah daftar panjang bukti kegagalan negara dalam menanggulangi permasalahan yang tak henti-hentinya membayangi. Ironisnya, masih banyak predator anak yang tidak terdeteksi diluar sana yang siap memangsa korbannya, kapanpun dan dimanapun. Lantas, mengapa kasus pelecehan hingga kekerasan seksual pada anak seringkali berulang?

Imbas Sekularisme

Keberadaan predator anak tentu sangat mengancam keamanan dan keselamatan anak-anak di negeri ini, karena tidak hanya dari lingkungan luar, tetapi tidak jarang tindakan kekerasan seksual hingga berujung pada kasus pembunuhan bahkan datang dari keluarga yang merupakan orang terdekat dari si korban. Melansir dari Kabarborneo.id (5-8-2023), seorang ayah berinisial S (45) tega menggauli hingga membunuh anak gadisnya sendiri yang berusia 17 tahun.

Kerusakan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, merupakan dampak dari penerapan paham sekularisme yakni berupa pemisahan agama dari kehidupan yang telah mendarah daging di negara yang menerapkan paham ideologi asing ini. Sehingga, tak heran jika halal haram kian bercampur aduk. Agama yang semestinya menjadi pengatur kehidupan, hanya dijadikan sekedar ibadah ritual semata. Akibatnya, banyak yang melakukan pelanggaran syariat demi kepuasan jasadiyah, asal menguntungkan bagi diri dan kehidupannya. Kuatnya arus pemikiran sekuler liberal, juga menyebabkan kerusakan terstruktur pada lapisan masyarakat.

Keberadaan sistem sekuler liberal yang menghalalkan kebebasan dalam berperilaku telah melemahkan iman, merusak naluri dan akal manusia yang hanya didominasi oleh hawa nafsu belaka yang pada akhirnya merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Minimnya Peran Keluarga hingga Negara.

Jika menelisik kasus pelecehan dan kekerasan seksual pada anak yang pelakunya justru kebanyakan berasal dari keluarga dari si korban, maka akan jelas mustahil jika harus mengandalkan keluarga terlebih jika ternyata salah satu keluarga tersebut merupakan seorang pelaku kekerasan seksual untuk dijadikan tameng perlindungan bagi anak. Selain itu, kurangnya kontrol sosial oleh masyarakat sekuler yang cenderung bersifat individualistis, sehingga menyebabkan kurangnya kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Serta, minimnya peran negara dalam menjamin perlindungan terhadap masyarakat terlebih pada anak, yang semestinya penguasa mulai dari pejabat setempat hingga pemerintahan pusat, berperan aktif dalam menuntaskan berbagai problematika yang menimpa masyarakatnya melalui kebijakan yang mampu menghentikan tindakan kekerasan seksual secara sistematis.

Adapun faktor penyebabnya seharusnya diberantas secara tuntas dengan menutup semua akses media sosial yang menayangkan berbagai konten yang mengarah pada pornografi dan pornoaksi ataupun konten-konten kekerasan yang dapat menjerumuskan individu pada perbuatan yang melanggar syariat, bukan dengan ikut termakan oleh propaganda barat yang menyusupkan paham sekuler liberal melalui media sosial hingga pendidikan yang sangat merusak pemikiran generasi hari ini. Selain itu, lemahnya penerapan sistem hukum di negara ini, yang tidak mampu memberikan efek jera kepada para pelaku, sehingga kasus seperti ini terus berulang. Melansir dari fahum.umsu.ac.id (12-11-2024), hukuman yang paling ringan bagi pelaku pelecehan & kekerasan seksual adalah selama 5 tahun dan paling berat 12 tahun penjara. Kemudian jika sampai menghilangkan nyawa korban, dapat meningkat hingga 15 tahun masa kurungan.

Ironis, realitas hukum di negeri ini pun tidak dapat memberikan jaminan keadilan dan hukuman yang setimpal dan justru terkesan abai hingga gagal dalam menjamin keamanan dan keselamatan rakyatnya.

Islam Pelindung Sejati Generasi

Generasi dalam pandangan Islam merupakan aset berharga penerus peradaban yang harus senantiasa berada dalam penjagaan, pembinaan dan pemberdayaan yang sebaik-baiknya.
Sebab, untuk mewujudkan masa depan peradaban yang gemilang, dimulai dari membina generasi sejak dini baik dari segi pendidikan hingga kepribadian berbasis Islam, agar kelak individu memiliki fondasi akidah yang kokoh dan taat pada syariat.

Sehingga dalam menjalani kehidupan akan senantiasa menjadikan halal haram sebagai tolak ukur yang merupakan bentuk kehati-hatiannya agar tidak salah melangkah dan terperosok pada kubangan kemaksiatan yang dapat menjerumuskannya kedalam neraka. Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam QS. At-Tahrim ayat 66,
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu,…”

Dalam Islam, terdapat tiga pilar perlindungan, yang merupakan solusi komperehensif untuk menanggulangi segala bentuk kejahatan termasuk kekerasan seksual yakni,
Pertama, ketakwaan individu
Setiap individu yang dilahirkan dalam keluarga yang memiliki ketakwaan, akan senantiasa terikat pada syariat dan kehidupannya hanya berlandaskan akidah Islam. Sebab ketaatannya pada Allah Swt, generasi saleh akan terhindar dari kemaksiatan dan perbuatan yang melanggar syariat. Sehingga dapat menutup celah bagi predator seksual dari lingkungan keluarga dan anak-anak akan terjamin keamanannya.

Kedua, kontrol masyarakat
Hakikatnya, masyarakat harus memiliki perasaan, pemikiran dan aturan yang sama yakni berasal dari syariat Islam. Sehingga, tidak akan diam melihat kemungkaran yang terjadi dilingkungan sekitar dengan senantiasa menerapkan prinsip amar ma’ruf nahi mungkar.

Ketiga, Peran negara
Adapun negara memiliki peranan penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakatnya dengan menerapkan aturan berdasarkan hukum syarak dan pelaku akan dikenakan hukuman setimpal dengan perbuatannya. Sehingga bagi para pelaku, akan mendapatkan hukuman yang dapat memberikan efek jera.

Bagi pelaku yang telah terbukti melakukan tindakan pemerkosaan akan dijatuhi hukuman zina, dimana bagi pelaku yang belum menikah (ghairu muhsan) akan di kenakan sanksi dera 100 kali. Sedangkan bagi yang telah menikah (muhsan) akan dijatuhi hukum rajam hingga mati. Adapun terhadap korban pemerkosaan tidak akan dijatuhi hukuman zina (had az zina). Kemudian negara akan senantiasa mengawasi penyiaran di media dan hanya berfokus pada syiar dakwah dan melarang untuk menayangkan segala bentuk konten-konten yang mengarah pada kemaksiatan.

Dengan menerapkan sistem Islam secara kaffah akan mampu melindungi generasi dari para predator seksual. Akan tetapi penerapan sistem Islam hanya dapat terwujud dalam naungan Daulah Khilafah Islamiyah.

Wallahu A’lam Bisshowab

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Predator Anak Marak Mengintai, Negara Abai
Predator Anak Marak Mengintai, Negara Abai
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/predator-anak-marak-mengintai-negara.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/predator-anak-marak-mengintai-negara.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content