Ponpes Jadi Distributor Makan Gratis, Efektifkah?

Oleh Eviyanti

Pendidik Generasi dan Pegiat Literasi

 

Pondok pesantren Al-Ittiqaf Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung dipastikan menjadi salah satu distributor program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dikutip oleh media online tribunjabar.id.Bandung, pada hari Kamis (14-11-2024), Budi Arie Setiadi selaku Menteri Koperasi (Menkop) mengatakan, Ponpes tersebut mempunyai produk sayuran dan pangan yang memiliki kualitas dan kuantitas sangat memadai untuk program MBG.

Ponpes seharusnya fokus dengan aktivitas mengajar bukan tersibukkan dengan aktivitas lain. Dalam hal ini menjadi distributor untuk program makan gratis. Seharusnya ini menjadi program pemerintah dan negara bukan Ponpes. Karena salah satu kewajiban negara adalah memastikan tercukupinya kebutuhan rakyatnya, termasuk pemenuhan kebutuhan pangan yang bergizi.

Pemenuhan kebutuhan ini tentu saja memerlukan pertimbangan yang matang dari berbagai sisi, sehingga tidak terkesan berjalan seadanya. Selain itu jangan sampai program ini terhenti di tengah jalan karena alasan tidak ada dana yang memadai.

Namun, berharap tercukupinya kebutuhan pangan bergizi bagi individu rakyat akan sulit terealisasi dalam sistem kapitalis. Sistem sekuler kapitalis menjadikan tanggung jawab negara makin terkikis, karena negara hanya berperan sebagai regulator dan bukan pelayan bagi rakyatnya. Selain itu, menjadikan Ponpes sebagai distributor program MSB (makan siang gratis), jelas akan menyibukkan fokus pihak pondok lebih besar pada bisnis oriented dibandingkan melahirkan ulama waratsatul anbiya’ dan pada akhirnya makin membuat negara berlepas tangan dalam menjamin pendidikan. Jelas menjadikan Ponpes sebagai distributor makan gratis tidak efektif serta bukan solusi.

Pengamat pendidikan dan generasi Yusriana mengatakan, menurut pandangan Islam pendidikan maupun makan merupakan kebutuhan rakyat yang harus dipenuhi oleh negara. Pemenuhan sandang, pangan, pendidikan, kesehatan, dan keamanan merupakan kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi oleh negara. Solusi komprehensif dalam pemenuhan hajat hidup rakyat akan tercapai ketika kita menerapkan sistem Islam dalam setiap lini kehidupan.

Dalam Islam, penguasa dan negara sangat memahami kewajibannya untuk melindungi rakyat dan menjamin kehidupan mereka karena rakyat dipandang sebagai amanah, bukan beban. Sebagaimana hadis Rasulullah saw., “Seorang imam atau khalifah adalah pengurus dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyat yang ia urus.” (HR. Bukhari dan Ahmad)

Tujuan dari politik ekonomi Islam yakni menjamin semua pemenuhan dasar rakyatnya, seperti pangan, sandang dan papan/perumahan, serta memberikan kesempatan juga pada mereka untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersiernya. Islam pun mengancam para penguasa yang menelantarkan kebutuhan rakyat, apalagi menghalangi hak-hak rakyatnya

Jadi, Islam menciptakan sistem kekuasaan dan para penguasa yang benar-benar me-riayah. Artinya, mengurusi dan bertanggung jawab kepada umat. Adanya dorongan takwa dari setiap individu membuat para penguasa Islam akan berusaha bekerja keras untuk melindungi dan menjamin semua kebutuhan rakyatnya. Karena mereka paham bahwa setiap jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan baik, dan menjadi bencana bagi mereka ketika menelantarkan amanah serta mengabaikan urusan rakyat.

Terdapat tiga pilar penting yang menopang jalannya pemerintahan yang amanah, yaitu individu bertakwa, kontrol masyarakat, dan negara yang menerapkannya. Aturan dalam pemerintahan Islam hanya bersumber dari syariat Islam. Jika terjadi pelanggaran pada penguasa maka rakyat wajib mengingatkannya.

Ekonomi Islam yang mandiri akan terlaksana karena adanya peran negara secara maksimal. Sebisa mungkin negara dalam Islam akan membangun ekonomi yang jauh dari intervensi asing dan pemodal.

Apabila ingin terjamin dan terlindungi oleh penguasa dan pengusaha yang saleh, maka hanya dengan menerapkan aturan Islam secara kafahlah umat akan sejahtera dan terlindungi. Mari kita tinggalkan sistem kufur ini, beralih pada sistem sahih yang berasal dari Sang Khaliq, Allah Swt.

Wallahualam bissawab

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Ponpes Jadi Distributor Makan Gratis, Efektifkah?
Ponpes Jadi Distributor Makan Gratis, Efektifkah?
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/ponpes-jadi-distributor-makan-gratis.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/ponpes-jadi-distributor-makan-gratis.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content