Pendidikan Mahal Ala Kapitalisme

Oleh Neny Nuraeny
Praktisi Pendidikan

Sekolah merupakan tempat untuk menimba ilmu. Pada sistem pendidikan saat ini, bukti bahwa kita telah selesai menempuh suatu jenjang pendidikan, adalah dengan adanya ijazah. Baru-baru ini diberitakan bahwa Dadang Supriatna (Kang DS) telah membagikan sebanyak 2.700 ijazah yang tertahan beberapa sekolah swasta di kabupaten Bandung secara cuma-cuma. Gebrakan tersebut menuai respon dari siswa yang bersangkutan dengan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih mendalam kepada kang DS, karena telah membantu dalam meraih masa depan. (soreang.pikiran-rakyat..com,01/11/24)

Persoalan ijazah yang ditahan pihak sekolah bukanlah hal baru. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi penahanan ijazah ini. Penyebab paling umum adalah adanya tunggakan biaya pendidikan yang belum diselesaikan oleh orang tua. Tidak sedikit orang tua yang mencoba agar kewajiban pembayaran utang SPP anak mereka diputihkan, namun pihak sekolah merasa keberatan dengan permintaan tersebut.

Penerapan Kapitalisme Dalam Dunia Pendidikan
Pendidikan memiliki peran penting dalam kehidupan. Peningkatan taraf berpikir dan pembentuk peradaban sebagian besarnya ada di tangan pendidikan. Namun sayang, saat ini banyak orang tua yang merasa keberatan dalam pembiayaan sekolah anak-anak mereka yang dirasa mahal. Saat ini jika ingin sekolah berkualitas, harus siap mengeluarkan biaya yang tinggi.

Semua ini adalah konsekuensi penerapan pandangan hidup kapitalisme. Semua sektor dalam kehidupan menjadi komoditas, kesehatan, keamanan, juga pendidikan. Maka tidak heran, jika sekolah dijadikan ladang bisnis. Bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu, tapi juga tidak sedikit yang menjadikannya sebagi tempat meraup keuntungan.
Bukti dari hal tersebut adalah banyaknya sekolah swasta yang berlomba-lomba menawarkan berbagai kurikulum dan fasilitas dengan biaya yang hanya bisa dijangkau oleh kalangan atas. Sedangkan sekolah negeri yang pembiayaannya berasal dari pemerintah dipandang sebelah mata dengan fasilitas apa adanya. Sangat disayangkan negara seolah berlepas tangan, dalam kapitalisme memang pendidikan bukan merupakan tanggung jawab negara. Oleh karena itu, sesungguhnya permasalahan di bidang pendidikan saat ini tidak akan terselesaikan sampai ke akar selama konsep yang dipegang masih dalam kerangka yang salah.

Pendidikan Dalam Pandangan Islam
Berbeda dengan Islam, pendidikan adalah kebutuhan primer rakyat dan kewajiban bagi pemerintah dalam pemenuhannya. Siswa diarahkan untuk focus mencari ilmu yang dengannya ia meraih pahala dan ridho Allah Swt. Orientasi pendidikan bukanlah demi mendapatkan pekerjaan, namun siswa dipandu agar siap mendedikasikan diri untuk kemaslahatan umat. Sistem pendidikan Islam akan mencetak sumber daya manuasia yang berkualitas dan menjadi mercusuar kemajuan peradaban dunia.
Adapun pembiayaannya merupakan tanggung jawab negara. Jika diterapkan sistem ekonomi Islam, maka negara akan mampu memberikan pendidikan murah bahkan gratis. Dengan demikian semua warga Daulah Islam, baik muslim ataupun non-muslim dapat mengenyam pendidikan berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Ini merupakan implementasi sabda Nabi saw. bahwa penguasa adalah pengurus rakyat:
“Imam/khalifah itu laksana gembala dan ialah yang bertanggung jawab terhadap gembalaannya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Sejarah kegemilangan penerapan sistem pendidikan Islam, salah satunya ada pada masa kekhilafahan Abbasiyah. Lahirnya banyak ilmuwan luar biasa yang dicatat dunia menjadi buktinya. Diantaranya, Al-Khawarizmi seorang ahli dalam bidang matematika, beliau menulis dan menyusun sebuah buku yang menjadi dasar pengembangan aljabar dan logaritma. Ada juga Al-Biruni, penemu ilmu bumi. Bukan hanya ahli dalam bidang sains tetapi beliau ulama yang faqih fiddin dan taat beragama, dan masih banyak lagi ilmuwan Islam yang karyanya besar bagi dunia. Keberhasilan sistem pendidikan Islam adalah berkat pondasi akidah yang kuat. Sehingga output pendidikannya menghasilkan ilmuwan-ilmuwan hebat. Oleh karena itu, perjuangan demi tegaknya penerapan sistem Islam yang menyeluruh menjadi sesuatu yang mendesak. Semoga Allah menurunkan pertolongan-Nya pada kita dalam perjuangan ini.
Wallahu ‘alam bisshawwab.

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Pendidikan Mahal Ala Kapitalisme
Pendidikan Mahal Ala Kapitalisme
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/pendidikan-mahal-ala-kapitalisme.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/pendidikan-mahal-ala-kapitalisme.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content