Pajak Meroket, Rakyat Tercekik


Oleh : Nina Iryani S.Pd

Dilansir dari Satudata.Kem aker.go.id (20/09/2024), kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai Januari 2025 terus menuai kritik.

Pasalnya, sejak pandemi Covid-19 hingga saat ini, perlambatan ekonomi global telah menyebabkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Di Indonesia, menurut laporan kementrian ketenagakerjaan sepenjang Januari-Agustus 2024 saja terdapat 46.240 pekerja di PHK. Pajak dijadikan alat untuk menutupi defisit anggaran akibat sistem ekonomi berbasis utang.

Di era sistem sekuler Kapitalis ini, semua lini kehidupan kita berkutat bersama pajak. Ada pajak kesehatan, pajak pendidikan, pajak bumi dan bangunan, pajak penghasilan, pajak kendaraan, panjak penjualan bahkan pajak pembelian.

Efek samping dari penggunaan pajak diberbagai lini kehidupan ditambah dengan kenaikannya, membuat kita semakin kesulitan menjangkau pendidikan murah, kesehatan murah, usaha dengan nyaman, bahkan bertempat tinggal pun terasa menjadi mimpi tanpa pungutan pajak.

Padahal negeri kita terkenal negeri agraris (negeri pertanian) yang begitu melimpah kekayaan hasil tani subur tanahnya. Negeri kita terkenal negeri maritim (negeri kepulauan) yang begitu luas terhampar pulau-pulau indah dan kaya sumber daya alamnya. Dimana minyak mentah, gas alam, batubara, emas, tembaga, nikel, hutan, kelautan yang sangat melimpah dari Sabang sampai Merauke begitu terhampar luas surga dunia dan zamrud khatulistiwa.

Harusnya tidak perlu ada pajak untuk makmur, cukup dengan kelola sumber daya alam kita baik yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui dengan bijak oleh tenaga ahli kita sendiri dalam negeri. Tidak melibatkan swasta apalagi asing dan aseng. Dikelola sendiri oleh negara lalu di distribusikan untuk kepentingan rakyat tanpa mementingkan perut pribadi apalagi oknum pemilik modal.

Hanya saja:

1. Dari awal bencana kita tidak percaya diri dengan pengelolaan tangan sendiri hingga berhutang kesana sini untuk kepentingan yang tidak terlalu penting seperti pembangunan IKN, kereta cepat, dan seterusnya.
2. Bunga tinggi dari sana sini menyulitkan pelunasan hutang tersebut.
3. Penggunaan sistem kontrak dan pengelolaan SDA oleh asing dan aseng tak terkendali sedangkan dana sistem kontrak tersebut hanya dinikmati oleh penguasa.
4. Hausnya dunia flexing penguasa menyebabkan pertambahan nilai pajak menyebabkan rakyat semakin terpuruk.

Allah SWT berfirman:

“Janganlah kalian memakan harta diantara kalian dengan jalan yang batil.”
(TQS. Al-Baqarah ayat 188).

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah seorang hamba yang telah Allah beri amanah untuk mengurus urusan rakyatnya, lalu dia mati dalam keadaan memperdaya rakyat nya, kecuali dia tidak akan mencium bau surga.”
(H.R Al-Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak akan masuk surga pemungut pajak (cukai).”
(H.R Abu Daud dan Al-Hakim).

Rasulullah SAW bersabda:

“Imam (kepala negara) adalah pengurus rakyat dan dia akan dimintai pertanggung jawaban atas rakyat yang dia urus.”
(H.R Al-Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW bersabda:

“Manusia berserikat dalam tiga perkara air, Padang rumput dan api.”
(H.R Abu Dawud)

Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa saja yang menzalimi seseorang yang terikat perjanjian (ma’ahad), atau mengurangi haknya, atau membebani dia diluar kemampuannya, atau mengambil sesuatu dari dirinya tanpa kerelaannya, maka aku akan menjadi lawannya pada hari kiamat.”
(H.R Abu Dawud dan An-Nasa’i).

Selama sistem yang digunakan sekuler kapitalis, meskipun berkoar-koar menjerit berdemo, protes ke istana negara, dan sebagainya keadaan akan tetap sama. Semakin menderita.

Harusnya:

1. Bergerak pribadi, keluarga dan masyarakat dalam jamaah perjuangan Islam kaffah.
2. Negara bersatu mendengarkan aspirasi rakyat dalam satu suara menerapkan Islam kaffah.
3. Negeri-negeri muslim bersatu dalam satu naungan yang sama yaitu:

“Laa Ilaha ilalloh muhammadarrosululloh”

4. Jadikan negeri kita menjadi negeri yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur.

Wallahu’alam bissawab.

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Pajak Meroket, Rakyat Tercekik
Pajak Meroket, Rakyat Tercekik
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/pajak-meroket-rakyat-tercekik.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/pajak-meroket-rakyat-tercekik.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content