Terkadang, ada masa dipuja
Tetiba dunia berbicara, ia dicerca
Tidak aneh, itulah fana
Jangan sedih, karena ini sementara
Inilah kenyataan, terkadang di luar harapan
Butuh sabar dan perbaiki tujuan
Butuh berfikir untuk perbaiki niat
Butuh tafakur, hakikat hidup untuk akhirat
Terkadang, dikejar karena talenta
Kadang ditinggalkan ketika hadir lawannya
Di sini bukan bermusuhan
Hanya, figur yang lupa akan jasanya
Mungkin hati terluka, wajar karena manusia
Mungkin meninggalkan cidera jiwa
Tak apa, ini ujian nyatanya
Terkadang, setiap lisan yang terucap, kembali pada empunya
Jika ada air mata karena dilupa
Ingat sang Maha penawar luka
Lagi-lagi ini dunia fana
Susah, senang, lelah, bahagia, jumawa, hanya sementara
Butuh merenung cerdas dan cadas
Terus menetralisir rasa agar waras
Tidak dijadikan budak dunia yang membekas
Agar iblis berhenti tertawa lepas
Oh dunia, inilah dunia fatamorgana
Oh manusia, oh manusia sadarlah
Siapa yang kau cari ridhanya
Selain pemilik semesta raya
Iya, dilupakan wajar bukan kurang ajar
Ini dunia bukan akhirat yang kekal
Manusia berubah sesuai dengan yang ia inginkan
Sesuai dengan target yang mereka impikan
Berhenti mencari ridha makhluk
Berhenti halu, bangkitlah wahai jiwa-jiwa futur
Dunia bukan tujuan, hanya singgah
Sejenak bukan selama-lamanya
Rancaekek, 08 Desember 2024
By Ummu Aisyah