Jual-Beli Bayi Bukti Matinya Hati Nurani di Sistem Kapitalisasi

Oleh: Vita Ratna, S.Pd.

(Aktivis Muslimah)

 

Berbagai kasus perdagangan bayi, yang sering kali melibatkan sindikat kejahatan, telah mengguncang dan merobek hati nurani. Fenomena jual beli bayi yang semakin marak adalah cerminan nyata dari busuknya sistem sekuler kapitalis dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan memberikan perlindungan kepada yang lemah. Namun, fenomena ini tidak muncul tanpa sebab. Sistem sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan, telah menciptakan lingkungan yang subur bagi kejahatan ini untuk tumbuh dan berkembang.

 

Sistem Kapitalis sebagai Biang Keladi

Sistem kapitalis mengajarkan secara fasih bahwa nilai-nilai materialisme adalah poros kehidupan. Dalam paradigma ini, manusia dipandang sebagai alat ekonomi, sementara hukum yang diterapkan sering kali lemah dan tidak memberikan efek jera. Akibatnya, eksploitasi terhadap individu yang paling rentan, seperti bayi dan anak-anak, menjadi hal yang lumrah.

 

Kemiskinan dan ketimpangan sosial yang dibiarkan tumbuh subur oleh sistem ekonomi kapitalisme sekuler juga menjadi faktor utama. Banyak keluarga yang terdesak oleh keadaan ekonomi hingga rela menjual anak mereka demi bertahan hidup. Di sisi lain, lemahnya institusi keluarga akibat arus liberalisme membuat hubungan antara anggota keluarga kehilangan makna sakralnya.

 

Selain itu, dalam sistem sekuler, hukum hanya bersifat reaktif, bukan preventif. Hukum lebih sering diatur untuk menghukum setelah kejahatan terjadi, bukan mencegah kejahatan dari awal. Tanpa landasan moral yang kuat, hukum kehilangan kemampuan untuk menjaga manusia dari tindakan yang tidak bermoral, seperti perdagangan manusia.

 

Syariat Islam sebagai Solusi

Berbeda dengan sistem sekuler, Islam memiliki sistem yang holistik dan solutif dalam menangani masalah sosial seperti perdagangan bayi. Syariat Islam menempatkan kemanusiaan, keadilan, dan perlindungan terhadap yang lemah sebagai prioritas utama.

1. Menciptakan Sistem Ekonomi yang Adil

Dalam Islam, sistem ekonomi dirancang untuk menjamin distribusi kekayaan yang adil dan menghapuskan kemiskinan. Zakat, sedekah, dan mekanisme wakaf adalah instrumen yang memastikan kebutuhan pokok setiap individu terpenuhi. Negara bertanggung jawab penuh dalam menyediakan lapangan pekerjaan, jaminan kesehatan, dan perlindungan sosial. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi seseorang untuk menjual anaknya karena tekanan ekonomi.

 

2. Memperkuat Institusi Keluarga

Islam menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi masyarakat. Syariat memberikan panduan lengkap untuk menjaga keharmonisan keluarga, mulai dari tanggung jawab orang tua hingga pendidikan anak. Dengan keluarga yang kokoh, eksploitasi terhadap bayi dan anak dapat dicegah sejak awal.

 

3. Penegakan Hukum yang Tegas dan Berbasis Moral

Syariat Islam memiliki hukum yang tidak hanya menindak pelaku kejahatan tetapi juga mencegah terjadinya kejahatan. Hukuman berat, seperti qishash dan ta’zir, diterapkan untuk memberikan efek jera. Selain itu, masyarakat dididik untuk memiliki kesadaran moral yang tinggi sehingga kejahatan seperti jual beli bayi dapat diminimalkan.

 

4. Peran Negara sebagai Pelindung Rakyat

Dalam Islam, negara memiliki peran sentral sebagai pelindung umat. Negara bertanggung jawab penuh untuk menjaga keamanan, melindungi yang lemah, dan memastikan tidak ada ruang bagi sindikat kejahatan untuk beroperasi. Pemimpin dalam Islam bertanggung jawab langsung kepada Allah, sehingga mereka menjalankan tugasnya dengan penuh amanah.

 

Penutup

Maraknya jual beli bayi adalah gambaran suram dari kegagalan sistem sekuler dalam melindungi nilai-nilai kemanusiaan. Sistem sekuler yang hanya mementingkan keuntungan material telah mengorbankan manusia, terutama yang paling lemah.

 

Sebaliknya, Islam menawarkan solusi yang menyeluruh dan aplikatif melalui penerapan syariat secara kaffah. Dengan sistem Islam, masyarakat akan terlindungi dari berbagai kejahatan, termasuk perdagangan bayi. Sudah saatnya umat menyadari bahwa hanya dengan kembali kepada syariat Islam, kemuliaan dan keadilan dapat diwujudkan.

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Jual-Beli Bayi Bukti Matinya Hati Nurani di Sistem Kapitalisasi
Jual-Beli Bayi Bukti Matinya Hati Nurani di Sistem Kapitalisasi
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/jual-beli-bayi-bukti-matinya-hati.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/jual-beli-bayi-bukti-matinya-hati.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content