Islam Menjamin Perumahan Rakyat

Oleh Ummu Syifa
Aktivis Muslimah

Memiliki rumah atau hunian yang nyaman dan layak merupakan impian semua individu rakyat. Betapa tidak, rumah adalah kebutuhan dasar yang mutlak diperlukan selain sandang dan pangan. Tetapi, harga sewa rumah, apartemen atau kontrakan semakin hari semakin mahal. Alhasil, mempunyai rumah yang layak saat ini hanya impian. Oleh karena itu, program pembangunan tiga juta rumah yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto dan akan dilaksanakan oleh Kementrian Perumahan Rakyat bersama Perum Perumnas seakan memberi harapan, apalagi dari jumlah tiga juta rumah yang direncanakan sekitar 20 persen untuk membangun rumah bersubsidi. (tempo.co, 1/12/2024)

Namun, akankah harapan rakyat ini akan menjadi kenyataan, jika paradigma berfikir dan penyelenggaraannya masih bersifat kapitalistik yang berorientasi kepada keuntungan? Seharusnya negara bertindak sebagai raa’in (pengurus) bukan regulator dalam program pemenuhan rumah untuk rakyat. Negara harus berupaya mengerahkan segenap upaya dan kemampuan yang dimiliki. Hal itu bisa dibiayai dari hasil sumber daya alam milik umum seperti tambang, air, mineral, gas, hutan, laut, dan lain-lain.

Negara juga wajib memberi kemudahan kepada rakyat untuk mendapatkan tanah dan akses bahan bangunan bagi yang membutuhkan bukan malah memberikan penguasaan tanah, hutan, air, batu-batuan dan lain-lain kepada pihak swasta.

Ketika cabang produksi yang menghasilkan bahan dasar rumah dikuasai swasta, bahan bangunan pun jadi sangat mahal, imbasnya menjadikan harga rumah pun kian melejit yang akhirnya mempersulit rakyat untuk mempunyai rumah. Selama sistem kapitalisme ini masih diterapkan harapan mempunyai rumah dengan mudah dan layak menjadi hal yang mustahil apalagi bagi rakyat kecil dengan ekonomi lemah. Sudah saatnya kita campakkan kapitalisme yang terbukti mempersulit rakyat mendapatkan rumah yang layak.

Berbeda dengan Islam. Islam telah menetapkan bahwa negara adalah raa’in (pengurus) rakyat yang bertanggung jawab atas kebutuhan dasar rakyat termasuk di dalamnya kebutuhan perumahan. Maka, negara dengan pengaturan sistem ekonominya akan mengelola dan mengamankan hasil sumber daya alam milik umum hanya untuk kemaslahatan rakyat. Jika segala sesuatu yang berkaitan dengan tanah atau bahan dasar untuk bangunan rumah itu diperlukan oleh rakyat maka tidak akan ada hak penguasaan tanah, hutan, air, tambang, dan bebatuan yang diserahkan kepada swasta.

Begitu pun sistem keuangan Islam akan memprioritaskan dan mengusahakan pembangunan perumahan rakyat dengan pemberian tanah, memudahkan akses terhadap apapun terkait perizinan, dan akses terhadap bahan bangunan yang mudah dan murah, sehingga membuat rumah bisa diwujudkan sendiri oleh individu. Adapun negara memproduksi rumah bukan untuk keuntungan tapi untuk benar-benar mencukupi kebutuhan rakyat.

Selain itu, Islam tidak akan membiarkan tanah ditelantarkan dan tidak produktif. Islam mendorong rakyat untuk menghidupkan tanah yang mati dan siapa saja yang menelantarkan tanah lebih dari tiga tahun maka tanah itu menjadi milik orang yang menghidupkan.

Rasulullah saw. bersabda: “Barang siapa menghidupkan tanah yang mati, maka tanah itu (menjadi) miliknya.” (HR Bukhari). Telah disebutkan dalam Sunan al-Baihaqi dari Amr bin Syu’aib bahwa Khalifah Umar menjadikan tahjir (memasang batas pada sebidang tanah) hanya berlaku selama tiga tahun. Apabila ada individu yang membiarkan tanah yang dipagarinya selama tiga tahun, kemudian setelah ada orang lain yang menghidupkannya kembali, maka orang lain ini yang lebih berhak atas tanah itu. Menghidupkan tanah mati itu bisa dikelola untuk pertanian maupun membuat rumah, jadi rakyat tidak akan kesulitan untuk membuat rumah sebagai tempat tinggal bersama keluarga.

Demikianlah Islam dengan pengaturannya mampu menjamin perumahan bagi rakyatnya. Sudah saatnya kita kembali kepada Islam. Hanya Islam yang mempunyai mekanisme yang baik untuk meriayah rakyatnya. Penerapan Islam secara kafah akan mewujudkan kemaslahatan umat dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya termasuk kebutuhan terhadap rumah.

Wallahu a’lam bishshawwab.

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Islam Menjamin Perumahan Rakyat
Islam Menjamin Perumahan Rakyat
https://nusantaranews.net/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-17-at-19.25.15_e578cd05-180x130.jpg
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/islam-menjamin-perumahan-rakyat.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/islam-menjamin-perumahan-rakyat.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content