Anak Palestina dan Ironi Hari Anak Sedunia

 

Oleh: Windy Kurniawati

(Ibu Rumah Tangga)

 

Momentum perayaan hari anak tampaknya tidak berlaku bagi anak-anak di Palestina. Bagaimana tidak, genosida yang terjadi sejak 1 dekade terakhir mengakibatkan jutaan anak kehilangan haknya untuk mendapat cinta, perlindungan, dan hidup dengan layak. Lalu ke mana duka anak Palestina akan dibawa, sedangkan dunia seakan menutup mata?

 

Dilansir melalui Detikjatim.com (13-11-2024), dari halaman UNICEF (United Nation’s Children’s Fund) badan khusus di bawah naungan PBB, sejarah Hari Anak Sedunia telah berlangsung sejak tahun 1954 dan diperingati setiap tanggal 20 November. Tujuannya adalah mengingatkan masyarakat internasional tentang kesadaran terhadap kesejahteraan anak-anak.

 

Melalui peringatan ini dijadikan momen untuk mengampanyekan bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup di dunia yang aman dan damai. Selain itu, anak juga mempunyai hak untuk didengar dan diikutsertakan ketika membuat keputusan dalam meraih masa depan.

 

Namun, faktanya tidak demikian bagi anak-anak Palestina. Genosida yang dilakukan kaum Zionis Yahudi dalam 1 tahun terakhir telah menewaskan lebih dari 41.000 korban jiwa. Menurut Kantor Komisaris PBB, tercatat hampir 70% korban serangan itu terjadi pada perempuan dan anak-anak berusia 4—15 tahun. Dikatakan bahwa 1 anak tewas tiap 15 menit di wilayah Gaza dan ada sedikitnya 270 anak di penjara Israel yang dilecehkan setiap harinya.

 

Standar Ganda Hak Anak

 

Konflik Israel dan Palestina yang sudah berlangsung sejak tahun 1948 ini telah membawa begitu banyak penderitaan bagi anak-anak. Ironisnya, para penguasa dunia hanya diam menyaksikan kekejian Zionis Yahudi tersebut. Jangankan untuk menghentikan peperangan, sekadar memudahkan jalannya bantuan pangan dan sandang saja sukar dilakukan.

 

Meskipun ada begitu banyak kecaman dan protes kemanusiaan dari berbagai negara, nyatanya tidak mampu menghentikan nafsu para penjajah. Sistem demokrasi kapitalisme hari ini tidak mampu memberikan solusi nyata akan kebebasan Palestina. Pasalnya, mereka ingin memelihara perang ini demi keuntungan dan kepentingan individual saja.

 

Di tambah adanya sekat-sekat nasionalisme membuat umat makin terpecah belah. Para pemimpin muslim tidak memiliki kekuatan untuk membebaskan tanah suci umat Islam itu. Mereka memilih bungkam karena lebih takut kehilangan kedudukannya ketimbang melawan para penjajah.

 

Akibatnya, jutaan anak Palestina telah kehilangan tempat tinggal, tidak ada lagi perlindungan dan keamanan yang mereka rasakan. Peringatan hari anak adalah bentuk penghianatan terbesar bagi anak-anak di Palestina. Jaminan hak anak berupa perlindungan kekerasan, diskriminasi, eksploitasi, dan perlindungan anak di zona perang hanya menjadi ilusi yang terkubur oleh ambisi keji para Zionis Yahudi.

 

Cara Islam Melindungi Anak-Anak

 

Problematika yang menimpa anak-anak saat ini adalah buah dari sistem sekuler kapitalisme secara global. Pasalnya, penerapan sistem yang salah membuat negara abai terhadap keamanan dan perlindungan anak-anak.

 

Keadilan bagi anak dapat diberlakukan jika umat Islam bersatu menegakkan Khilafah sebagai institusi negara. Penerapan sistem Islam secara kaffah akan mampu mewujudkan hak-hak anak secara sempurna, tanpa harus ada peringatan hari anak.

 

Syariat Islam memiliki tujuan yang mulia untuk kehidupan umat, mulai dari kelahiran, keturunan, sampai jiwa dan akal manusia. Seorang khalifah akan menjamin kebutuhan dasar rakyatnya, baik berupa kesehatan gratis, pendidikan gratis, terpenuhinya gizi anak-anak, bahkan diberikan tunjangan bagi anak baru lahir sampai usia 2 tahun. Hal ini pernah dilakukan pada masa Kekhalifahan Umar bin Khattab.

 

Dalam Islam, seorang pemimpin negara harus menjadi perisai untuk melindungi rakyatnya, termasuk juga anak-anak. Hal ini karena anak adalah calon pejuang dan pemimpin generasi di masa yang akan datang. Sebagaimana sabda Rasulullah sa., “Sungguh, imam dan (khalifah) itu laksana perisai.” (HR al-Bukhari, Muslim, dan Ahmad).

Wallahualam bissawab.

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Anak Palestina dan Ironi Hari Anak Sedunia
Anak Palestina dan Ironi Hari Anak Sedunia
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/anak-palestina-dan-ironi-hari-anak.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/12/anak-palestina-dan-ironi-hari-anak.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content