Pilkada Utopis Peran Pemuda hanya ada dalam Islam

Oleh Siti Saadah

Aktivis Muslimah

Masyarakat Indonesia akan kembali mengikuti rangkaian proses pemilihan yaitu pilkada serentak 2024. Tidak berbeda jauh dengan pemilihan Presiden, Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang ini juga memerlukan peran aktif masyarakat termasuk mahasiswa.

Maka mereka mengajak pemilih pemula dan muda, untuk mempergunakan hal pilihnya dalam pilkada serentak. KPU Provinsi Jateng menggelar Goes To Campus, yang berlangsung Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubiyango Misman Unsoed sabtu (9/11/2024).

Sejumlah acara digelar untuk menarik perhatian termasuk menggelar sosialisasi Pilkada serentak 2024. Agar mahasiswa khususnya pemilih pemula dan pemilih muda mempergunakan gak pilihnya.

Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Tengah Akmaliyah mengatakan jumlah pemilih pemula dan muda di Jateng mencapai 52 persen. Berbeda tingkat partisipasi pemilih pemula dan pemilih muda, pada pemilu 14 Februari 2024 tingkat partisipasi pemilih di Jateng mencapai 82 persen. Sedangkan pilkada Serentak 2024, KPU Jateng menargetkan mencapai 77,5 persen. Karenanya untuk mensukseskan Pilgub Jateng 2024 diperlukan kerjasama dari pihak Campus.

Sementara itu, Dosen Politik dari Fisip Unsoed Ahmad Sabiq mengatakan pemilih pemula dan muda, menjadi penentu dalam pilkada, maka acara digelar dengan berbagai kegiatan antara lain mengadakan lomba debat antar kampus, di Banyumas, talkshow, pameran UMKM hingga konser musik pilkada. Dilansir dari media online https://www.rri.co.id

Peran mahasiswa tentunya sangat penting karena para pemuda yang menjadi agenda perubahan dalam bidang politik, partisipasi mahasiswa dapat memastikan bahwa pemimpin yang terpilih itu adalah sosok yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat, termasuk kebutuhan generasi muda.

Generasi muda merupakan aset perusahaan. Sudah menjadi rahasia umum pula bahwa menjadi agenda perubahan (agent of change) adalah salah satu potensi besar pemuda. Karena agenda perubahan merupakan sosok penting yang menginisiasi atau bertindak sebagai katalis untuk sebuah proses perubahan.

Mirisnya pemuda hari ini banyak yang tersesat dari potensi besarnya, khususnya sebagai agenda perubahan. Lihat saja, pada era digital, pemuda tidak ubahnya mesin ekonomi, bumper, serta lipstik kapitalisme. Pada saat yang sama, tidak sedikit pula yang menjadi tumbal bahkan sampah peradaban sebagaimana kalangan sub-urban yang mendadak metropolis.

Kita juga sering mendapati para pemuda yang hidup serba bebas. Mereka memihak perilaku bahkan mereka menjadi pelaku penyuka sesama jenis. Giliran yang masih suka lawan jenis, mereka terlibat seks bebas, kohabitasi, friends with benefit (FWB), atau malah menjadi penganut childfree (pasangan muda yang menikah, tetapi tidak menghendaki memiliki anak meski kondisi biologisnya sehat dan normal).

Sekularisme juga menjauhkan pemuda dari Islam secara sistematis-karena keberadaan sekularisme dilindungi sistem demokrasi dan ideologi kapitalisme-kendati mereka muslim sejak lahir. Sekularisme menggiring pemuda menuju jalan sesat sehingga mereka berpola pikir bahwa kehidupan terbaik adalah kehidupan tanpa campur tangan agama.

Sungguh kondisi itu tidak bisa kita biarkan terua terjadi sehingga memang harus diubah. Jelas bahwa umat membutuhkan sosok-sosok “dokter” yang mengobati nestapa mereka. Umat butuh pencerdasan untuk menemukan solusi bagi permasalahan kehidupan.inilah tugas bagi agen perubahan.

Tentu saja, hanya Islam yang mampu mengantarkan umat menuju taraf kehidupan yang lebih baik, bahkan menjadi umat terbaik, karena Islam itu tinggi. Dalam hal ini, khilafah adalah satu-satunya negara yang mampu menjadi panggung Islam. Islam tampil sebagai cahaya karena diterapkan sebagai kehidupan sehari-hqri baik secara individu, keluarga, masyarakat, maupun negara.

Khilafah bukanlah negara dengan sistem pemerintahan represif ataupun totaliter. Khilafah juga merupakan negara manusiawi, bukan negara teokrasi yang penguasanya ibarat Tuhan. Khilafah justru menyadari bahwa perubahan adalah sesuatu yang niscaya ada sepanjang masa kehidupan manusia.

Di antara langkah Khilafah untuk mencetak pemuda agen perubahan adalah dengan menyelanggarakan sistem pendidikan barbasis akidah Islam yang akan mencetak generasi berkepribadian Islam. Sistem pendidikan ini harus disertai proses pembinaan intensif barbasis mabda Islam.

Sistem pembinaan inilah yang berperan menginkubasi generasi muda dengan pencerdasan perihal tsaqafah Islam politik sehingga mereka peka terhadap barbagai urusan umat, serta mampu melepaskan umat dari segala problematika kehidupan. Dengan kata lain, selain berperan sebagai agen perubahan dan pengemban dakwah Islam politik, para pemuda juga mampu menjadi para ahli/pakar/intelektual di sektor-sektor kemaslahatan publik. Sungguh, semua ini dapat terwujud secara kaffah hanya dalam khilafah.

Wallahualam bissawab

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Pilkada Utopis Peran Pemuda hanya ada dalam Islam
Pilkada Utopis Peran Pemuda hanya ada dalam Islam
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/11/pilkada-utopis-peran-pemuda-hanya-ada.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/11/pilkada-utopis-peran-pemuda-hanya-ada.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content