Nasib Pilu Guru, di Sistem Kapitalisme

By Ummu Salma

Carut-marut dunia pendidikan hari ini sedang memanas. Beberapa guru kini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya banyak guru yang dilaporkan ke pihak berwajib bahkan ada yang mengalami kekerasan oleh siswa maupun wali murid. Mereka mengalami tuduhan kekerasan atau penganiayaan siswa dalam mendisiplinkan anak didiknya. Sungguh ironi karena Guru seharusnya dimuliakan bukan untuk dipasalkan.

Kriminalisasi Guru

Sosok guru bernama Supriyani yang merupakan guru honorer di SDN 4 Baito, Konawe Selatan Sulawesi Tenggara dituduh menganiaya siswa kelas 1 SD yang merupakan anak seorang oknum polisi. Beliau pun dituntut oleh Hakim 50 juta sedangkan gaji yang diterimanya hanya sebesar 300.000 per bulan yang dibayarkan 3 bulan sekali. Selain sosok Supriyani, pada 1 Agustus 2023 di Rejang Lebong, Bengkulu seorang guru olahraga Zaharman matanya buta usai di ketapel orang tua yang tidak terima anaknya ditegur lantaran merokok. Nasib serupa juga dialami Pak Sambudi divonis tiga bulan penjara karena mencubit muridnya yang tidak mau salat. Ada juga Ibu Khusnul yang menjadi tersangka karena ada muridnya yang cidera saat bermain. Dia dinilai lalai dalam menjaga muridnya.

Maraknya kasus guru yang dipolisikan menyebabkan aksi solidaritas turun ke jalan. Mereka menuntut keadilan jaminan perlindungan hukum bagi tenaga pendidik. Sebab tidak terjaminnya payung hukum yang diberikan oleh negara. Menjadikan mudahnya orang tua memidanakan guru ketika guru memberi nasehat atau sanksi anaknya pada saat di sekolah. Sungguh miris kasus serupa akan terus terulang karena semua orang merasa memiliki hak. Setiap tindak disiplin kepada siswa akan berpotensi pidana.

*Bukti Bobroknya Sistem Kapitalisme-Sekulerisme

Sejatinya guru adalah sosok mulia pemilik ilmu yang sangat berjasa bagi muridnya. Namun dalam sistem saat ini guru tidak lagi mendapat posisi untuk dihargai dan dihormati. Negara memberikan undang-undang bagi kedua pihak (guru dan anak) alih-alih memberi perlindungan justru berpotensi menyerang balik. UU yang lahir dari sistem yang lemah sudah pasti menimbulkan masalah baru. Sebab lahir dari pemikiran yang lemah dan terbatas.

Kesejahteraan guru sendiri dalam sistem saat ini belum memadai dari aspek material dan imaterial. Gaji yang diterima mereka tidak sebanding dengan nilai pengorbanan mereka. Lemahnya hukum hak perlindungan pada guru membuat mereka tidak aman dalam mendidik, mendisiplinkan dan mengarahkan siswa. Jika melihat banyaknya kasus guru dipidanakan bisa membuktikan bahwa hukum dalam sistem kapitalis tidak dapat menjamin mereka. Karena semestinya penegakan hukum itu adalah meringkus pelaku kriminal bukan mengkriminalisasi pelaku yang tidak kriminal.

Disisi lain dalam sistem sekulerisme meniscayakan lahirnya individu-individu yang jauh dari keimanan. Seorang hakim yang tidak berpegang teguh kepada agama, dengan mudah akan menghukumi sesuai dengan kepentingan yang menguntungkannya bahkan sekalipun melanggar ketentuan hukum yang sudah ada. Sebab hukum bisa didikte dengan kekuasaan dan uang. Dalam dunia pendidikan, murid yang minim adab dan iman akan dengan mudah melaporkan gurunya yang tak bersalah sekalipun tanpa bukti. Bahkan seringkali kita jumpai sikap murid yang tidak pantas kepada gurunya. Juga timbul sikap acuh kepada tugas yang diberikan namun marah ketika diberi sanksi.

Dalam sistem saat ini juga seorang guru dituntut untuk mengikuti pergantian kurikulum yang hampir tak ada selesainya. Tentu peraturan semacam ini akan menambah beban pendidik dan juga murid. Sistem kapitalisme sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan juga berdampak pada sebagian guru yang hanya menjalankan profesinya sebagai penyampai saja tidak sampai mendidik. Sikap orang tua yang tidak memahami hakikat anak adalah amanah, mereka justru menyerahkan pembentukan karakter anaknya pada instansi semata. Kasus ini menggambarkan pola asuh orang tua yang memanjakan keinginan anak (parenting stroberi), yang akan membentuk kepribadian yang rapuh pada anak.

Sejahtera dalam Sistem Islam

Sedikitnya adab bisa menutupi sedikitnya ilmu, namun banyaknya ilmu tidak dapat menutupi sedikitnya adab. Siapa saja yang memahami agama, sejatinya akan menjaga adabnya terhadap seorang guru. Ia akan memberikan perlakuan yang baik terhadap gurunya. Begitupun seorang guru yang menjadi tolok ukur muridnya, akan senantiasa memberikan contoh yang baik.
Bukan hanya menjalankan formalitas profesinya semata. Mereka akan termotivasi dengan sabda Rasul. Rasulullah saw bersabda, “Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak yang saleh yang mendoakannya.” (HR Muslim).

Negara merupakan pihak yang wajib mengurusi kebutuhan rakyatnya, termasuk kesejahteraan guru. Negara akan memberikan upah yang terbaik, sehingga guru bisa fokus menjalankan tugasnya.

Kemudian kurikulum pendidikan Islam dibangun berasaskan akidah. Tujuannya adalah untuk membentuk syakhsiyah islamiyah pada diri peserta didik. Kurikulum pendidikan Islam juga menyiapkan generasi menjadi seorang pemimpin dan ilmuwan dengan dukungan negara secara maksimal. Al-Khawarizmi, seorang ulama yang tidak hanya menguasai ilmu dunia, tetapi juga akhirat, bahkan ilmu akhiratnya lebih dahulu didapatkan daripada ilmu dunia, begitu juga dengan Muhammad al-Fatih. Semua itu didukung oleh negara yang menerapkan sistem Islam dalam kehidupan. Oleh karena itu, mari bersama-sama mengkaji Islam dan berkontribusi untuk mengembalikan kejayaan Islam.

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Nasib Pilu Guru, di Sistem Kapitalisme
Nasib Pilu Guru, di Sistem Kapitalisme
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/11/nasib-pilu-guru-di-sistem-kapitalisme.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/11/nasib-pilu-guru-di-sistem-kapitalisme.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content