Gen Z Harus Melek Politik Islam Agar Tidak Terbajak Demokrasi

 

Oleh Adila Zuhra

Aktivis Muslimah

Menjelang Pilkada 2024, perhatian tertuju pada Gen Z, generasi muda yang mendominasi jumlah pemilih. Para calon kepala daerah berlomba menarik simpati mereka dengan berbagai cara. Mulai dari janji lapangan kerja hingga program menarik lainnya. Namun, apakah semua tawaran ini benar-benar akan membawa perubahan nyata bagi kehidupan Gen Z? Ataukah mereka hanya dianggap sebagai alat pendulang suara demi memenangkan pemilu?

Janji-janji Politik dan Realita Demokrasi

Ridwan Kamil, calon gubernur Jakarta, telah berhasil mencuri perhatian Gen Z melalui pendekatan unik dan komunikatif. Ia menggunakan platform media sosial seperti TikTok untuk berinteraksi langsung dengan generasi muda. Dalam survei terbaru, pasangan Ridwan Kamil dan Suswono meraih dukungan terbesar dari Gen Z karena dinilai memahami keinginan mereka. Termasuk janji untuk menjadikan mereka sebagai motor ekonomi. Ridwan Kamil bahkan menyebut dirinya sebagai “bapaknya Gen Z,” sebuah strategi komunikasi yang berhasil menyentuh emosi generasi ini.

Demikian pula, Tri Rismaharini, yang aktif berinteraksi dengan generasi muda di Jawa Timur, juga menggunakan pendekatan personal. Dalam sebuah acara talk show, Risma berbagi pengalaman pribadinya dalam mengarahkan anak-anak muda yang dianggap bermasalah untuk menemukan potensinya. Salah satu contoh inspiratif adalah mendukung seorang pemuda menjadi pembalap internasional melalui pembangunan sirkuit. Pesan Risma kepada Gen Z sangat jelas: jangan takut bermimpi dan berani mencoba.

Upaya para tokoh ini menunjukkan bahwa Gen Z adalah target utama dalam strategi politik para kandidat. Mereka dipandang sebagai aset penting dalam memenangkan Pilkada 2024. Namun, pengalaman menunjukkan bahwa setelah suara mereka diperoleh, realisasi janji politik sering kali tidak sesuai harapan. Sistem demokrasi sekuler yang diterapkan saat ini hanya menjadikan manusia, termasuk Gen Z, sebagai alat untuk mendulang suara dan motor ekonomi, tanpa memprioritaskan kesejahteraan hakiki mereka.

Kebutuhan akan Sistem yang Berbeda

Berbeda dengan sistem demokrasi sekuler, sistem politik Islam menawarkan paradigma yang lebih holistik. Islam memandang manusia, termasuk generasi muda, bukan hanya sebagai alat ekonomi tetapi sebagai bagian integral dari umat yang harus diperhatikan secara menyeluruh. Sistem Islam berbasis akidah yang shahih memberikan panduan untuk menyelesaikan persoalan umat dengan prinsip keadilan dan kesejahteraan.

Negara yang berasaskan Islam (khilafah) memiliki mekanisme yang jelas dalam mengelola urusan rakyat. Di bawah sistem ini, kebutuhan dasar manusia seperti pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja menjadi tanggung jawab negara, bukan sekadar janji kampanye. Pemimpin dalam sistem ini tidak hanya mempertanggungjawabkan kebijakan mereka kepada rakyat tetapi juga kepada Allah SWT.

Gen Z dan Tantangan Masa Depan

Gen Z memiliki tanggung jawab besar untuk memahami sistem politik Islam. Hal ini penting agar mereka tidak terus-menerus terjebak dalam sistem demokrasi yang hanya mengakomodasi kepentingan jangka pendek para elit politik. Melek politik Islam akan membantu mereka menyadari jalan perjuangan yang harus ditempuh untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Untuk itu, Gen Z perlu membuka diri terhadap wacana-wacana keislaman yang membahas pentingnya penerapan Islam secara kaffah. Mereka harus menyadari bahwa perubahan nyata hanya dapat terjadi jika sistem yang mendasarinya juga diubah. Sistem demokrasi sekuler yang saat ini mendominasi dunia terbukti gagal dalam memberikan solusi atas berbagai permasalahan besar umat manusia, termasuk krisis moral, sosial, dan ekonomi.

Langkah Menuju Perubahan

Sebagai generasi yang melek teknologi, Gen Z memiliki akses luas terhadap informasi dan komunikasi. Hal ini menjadi kekuatan besar untuk mempelajari dan menyebarkan ide-ide Islam secara global. Namun, langkah pertama yang harus diambil adalah meninggalkan sistem sekuler yang tidak memberikan solusi hakiki bagi kehidupan mereka.

Gen Z harus mulai memahami bagaimana sistem Islam dapat diimplementasikan. Mereka juga harus berani memperjuangkan tegaknya Khilafah sebagai sistem yang mampu membawa kesejahteraan bagi seluruh umat manusia. Perjuangan ini tentu memerlukan usaha yang konsisten, dimulai dari meningkatkan literasi politik Islam hingga membangun kesadaran kolektif di masyarakat.

Kesimpulan

Pilkada 2024 adalah momentum bagi Gen Z untuk tidak hanya memilih pemimpin tetapi juga mengevaluasi sistem yang melingkupi kehidupan mereka. Apakah sistem demokrasi masih layak dipertahankan? Atau sudah saatnya mencari alternatif yang lebih baik?

Dengan melek politik Islam, Gen Z akan terhindar dari pembajakan demokrasi yang hanya menguntungkan segelintir elit. Sudah saatnya mereka memutar haluan untuk ikut memperjuangkan tegaknya Islam kaffah dalam bingkai Khilafah. Sebab, hanya dengan penerapan Islam secara menyeluruh, kesejahteraan yang hakiki dapat terwujud. Gen Z, sebagai generasi harapan, memiliki peran penting dalam membawa perubahan besar ini.

Nama

#Berita,4,#Cerpen,2,#hut,2,#Internasional,1,#Kesehatan,1,#Menhan,1,#Olahraga,1,#Opini,148,#Otomotif,1,#Padang,3,#Polri,4,#Teknologi,2,#TNI,7,Anti Korupsi,1,Bank Nagari,2,Batu Sangkar,1,Bela Negara,2,Bencana,1,Bencana alam,1,Berita,170,BNI,1,BNPB,1,BPBD Agam,1,BPBD Sumbar,1,BPJN,1,BRI,5,Cerpen,2,Diktisaintek,1,Diplomasi,1,DPRD Kota Payakumbuh,3,Filupina,1,FKAN Pauh IX,2,Fogging,1,GKMI,1,Go green,1,Grasstrack,1,Hari Armada,1,imporsusu,1,Intan Jaya,1,Internasional,3,Islam,1,Iven Wisata,1,Jabatan,1,Jakarta,11,Jateng,8,Jatim,4,Jawa Tengah,1,JNE,1,Judi Online,1,Kabupaten Limapuluh Kota,11,Kalimantan,3,Kampus,3,kapitalisme,1,Kasad,2,Keagamaan,2,Kementerian Komdigi,1,kepemimpinanIslam,1,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,1,Ketahanan pangan,1,khilafah,1,Koarmada,9,Kompetisi,1,Kostrad,2,Kota Payakumbuh,42,Kunjungan,1,Kupang,2,Lanud,1,Lanud Adi Sumarmo,2,Lapas Suliki,1,Lewotobi,1,mahasiswa,3,malang,2,Menembak,2,Menkomdigi,1,Mentan,1,Mentawai,1,Milad,1,MIPI,1,Misi,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,Muhammadiyah,1,MUI,1,Mutasi,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Nasional,13,Natal,1,NTT,2,Olah raga,3,Opini,408,Opini nusantaranews.net,29,Opino,1,Otomotif,1,Pagaruyung,1,Panglima TNI,3,Papua,14,Pati,5,Patroli,1,Pelayaran,2,pembangunan,1,Pemkab Mentawai,1,Pendidikan,2,Penyelundupan,1,Perbatasan,2,Perguruan Tinggi,1,Pertanian,1,Pessel,1,peternaksusu,1,Pilkada,7,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,PPATK,1,presiden,1,Presiden Prabowo,1,Puisi,2,Puisi Nusantaranews,1,Puting beliung,1,PWI,4,Rajab,1,Rektor,1,RS Mitra Bangsa,1,SALATIGA,1,satgas,3,Satgas TNI,6,Sejarah,6,seminar,1,sinergi,1,Solok,35,sorong,1,surabaya,2,Surakarta,2,Sweeping,1,Tanah Datar,4,Teknologi,2,TMP,1,TNI,12,TNI AD,4,TNI AL,4,TNI AU,2,Toleransi,2,UKSW,2,Veteran,1,Wakasad,2,wartawan,1,ziarah,1,
ltr
item
contoh nusantara: Gen Z Harus Melek Politik Islam Agar Tidak Terbajak Demokrasi
Gen Z Harus Melek Politik Islam Agar Tidak Terbajak Demokrasi
contoh nusantara
https://seobost24.blogspot.com/2024/11/gen-z-harus-melek-politik-islam-agar.html
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/
https://seobost24.blogspot.com/2024/11/gen-z-harus-melek-politik-islam-agar.html
true
6213777001862568329
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content